Rabu, 7 Oktober 2026
Charios.ID Mengawal Fakta Menuju Masa Depan
Teknologi

Meta Diam-Diam Siapkan Smartwatch Berkemampuan AI, Perangkat Ini Jadi Petunjuknya

JAKARTA | CHARIOS.ID — Meta mulai memperkenalkan cara baru untuk menghadirkan asisten kecerdasan buatan (AI) dalam perangkat yang selalu menemani penggunanya. Perusahaan besutan Mark Zuckerberg itu memperkenalkan Muse Charm, perangkat kecil berbentuk seperti gantungan kunci atau liontin yang dibekali agen AI Muse. Perangkat tersebut dijadwalkan mulai tersedia pada Desember 2026.

Sekilas, Muse Charm memang lebih menyerupai aksesori kecil dibandingkan perangkat wearable. Namun, perangkat ini menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon Wear Elite, prosesor yang dirancang untuk berbagai perangkat wearable berbasis AI, termasuk smartwatch, liontin, hingga kacamata pintar. Hal ini memunculkan dugaan bahwa teknologi di balik Muse Charm bisa menjadi dasar bagi perangkat jam tangan pintar buatan Meta.

Rencana Meta masuk ke pasar smartwatch sebenarnya bukan hal baru. Perusahaan tersebut sebelumnya telah mengembangkan neural band, gelang yang memanfaatkan teknologi elektromiografi (EMG) untuk membaca sinyal listrik dari kulit dan menerjemahkannya menjadi kontrol gerakan pada kacamata pintar. Chief Technology Officer Meta, Andrew Bosworth, juga sebelumnya pernah mengisyaratkan kemungkinan evolusi neural band menjadi perangkat dengan layar atau bentuk menyerupai jam tangan.

Jika dikembangkan menjadi smartwatch, perangkat Meta berpotensi menggabungkan fungsi AI, pelacakan kebugaran dan kesehatan, serta kendali terhadap ekosistem kacamata pintar dan perangkat realitas virtual. Data aktivitas pengguna juga dapat menjadi bagian dari sistem AI Muse untuk memberikan layanan yang lebih personal.

Langkah tersebut sejalan dengan arah industri wearable yang mulai mengintegrasikan AI sebagai asisten sehari-hari. Google telah membawa Gemini ke Wear OS, sementara Apple juga mengembangkan fitur berbasis kecerdasan buatan pada Apple Watch.

Meta sendiri belum mengonfirmasi rencana membuat smartwatch berbasis Muse Charm. Namun, keberadaan perangkat kecil tersebut menunjukkan bahwa perusahaan tengah mencari bentuk baru agar agen AI Muse dapat digunakan pengguna sepanjang hari, termasuk ketika mereka tidak mengenakan kacamata pintar.

Sumber: CNet